Seorang anak beli kembali Ford Mustang yang dijual ayahnya 17 tahun lalu

Jakarta (ANTARA News) – Seorang anak membeli kembali Ford Mustang GT 1993 berwarna putih yang sempat dijual ayahnya, Wesley Ryan, pada 17 tahun lalu untuk mengobati kanker ovarium yang diderita istrinya, Laura.

Jake, anak Wesley Ryan, mengenang masa kecilnya saat menaiki Ford Mustang GT 1993 bersama adiknya Jane. Jake pun bertekad akan membeli kembali mobil itu untuk keluarganya.

Jake mengatakan, menjual mobil itu adalah “salah satu pengorbanan terbesarnya yang saya lihat untuk kami, untuk kita semua. Saya tahu betapa hancurnya dia ketika melihat mobil itu menjauh darinya. Suatu hari saya tidak akan pernah lupa.”

Setelah 17 tahun berlalu, Wesley yang kini berumur 47 tahun dibuat terkejut saat anak dan istrinya memboyongnya ke sebuah tempat parkir pusat perbelanjaan dengan mata tertutup.

Wesley kemudian menangis saat melihat Ford Mustang GT 1993 terpajang di sebuah truk terbuka. Momen itu kemudian dibuat video dengan iringan lagu Zac Brown Band berjudul “My Old Man”, kemudian diunggah di laman Facebook Jake.

Jake mengatakan kepada San Antonio Express-News bahwa dia menemukan mobil kesayangan ayahnya sejak beberapa tahun lalu, namun tidak mencapai kesepakatan harga.

Ketika iklan mengenai penjualan mobil itu muncul kembali, Jake dan Jeni serta pacarnya mengumpulkan uang untuk membeli kembali mobil itu.

Adapun Wesley mengatakan kepada Express-News bahwa yang dilakukan anak-anaknya adalah “menunjukkan keberadaan mereka: mereka adalah manusia yang seimbang. Saya dan istri saya telah berhasil, kami telah membesarkan sosok dewasa yang produktif, itu adalah perasaan yang kuat, paling kuat yang dapat didapatkan orangtua.”

Jake mengatakan tidak sabar untuk membantu ayahnya memperbaiki mobil itu kembali, dan mengemudikan Ford Mustang GT 1993 bersama keluarga, demikian dilansir berbagai sumber.

Baca juga: Ford tarik ratusan SUV lantaran baut pintu terlalu pendek

Baca juga: Dodge Charger Hellcat versi anti peluru sediakan fitur penggerak AWD

Video

 

Penerjemah: Chairul Rohman

Editor: Alviansyah Pasaribu

COPYRIGHT © 2018